Obat Kuat Polthrus - Wawan dan Wiwin bertahun-tahun sukses memaksimalkan cuti akhir pekan. Tidak laksana pasangan suami istri pada umumnya, mereka memanfaatkan waktu guna pacaran kembali. Wawan seringkali ajak Wiwin nonton di bioskop. Lalu santap di restoran atau fast food di mal.
Momen sangat monumental ialah detik-detik kesatu ketika dua-duanya bertemu. Tak kuasa menyangga rindu, seringkali Wiwin dan Wawan langsung mengerjakan hubungan suami istri. “Kalau ke Jakarta, seringkali Jumat malam atau Sabtu pagi. Biasanya ketika kesatu bertemu, saya langsung layani suami,” katanya.
Bagi Wiwin , perjuangannya membayar tugas istri ialah bagian dari pahala. Apalagi dia yang bolak-balik Jakarta-Serang, pasti pahalanya berkali-kali lipat. “Pola laksana ini telah saya kerjakan belasan tahun. Hubungan dengan anak-anak juga tidak renggang. Sebab mereka dapat ngobrol lewat handphone. Apalagi kini ada video call,” lanjutnya.
Lalu kapan Wawan mulai gunakan obat kuat Polthrus? Wiwin bilang, Wawan mengonsumsi obat tersebut selama lima tahun terakhir. Faktor umur serta tuntutan kerja berat menciptakan daya tahan tubuh Wawan menurun. Karenanya Wawan memerlukan bantuan supaya bisa memuaskan istri. “Katanya sih biar istri enggak kapok datang ke Jakarta,” ujar Wiwin seraya tersipu.
Wawan seringkali meminum Polthrus kuat separuh jam sebelum Wiwin tiba. Ini supaya sang jagoan dapat ereksi tepat saat Wiwin tiba. “Dulu, masa-masa kesatu kali minum obat kuat, perlu waktu separuh jam guna mendapatkan efeknya. Tahu bakal hal itu, Mas Wawan ambil inisiatif minum obat kuat separuh jam sebelum saya datang,” katanya.
Secara teori, memang masuk di akal. Pada praktiknya pun paling mujarab. Sayang ada sebanyak hal yang tidak masuk perhitungan Wawan . Yakni hal kemacetan atau gangguan-gangguan lain.
Pernah sebuah ketika, Wawan mempercayai Wiwin bakal tiba pada Jumat sekira pukul 22.00 WIB. Lantaran itu, Wawan meminum obat pada pukul 21.30 WIB. Namun tidak disangka, terjadi kemalangan lalu lintas di tol Serang-Cikande. Ini menciptakan Wiwin terlambat sampai enam jam lamanya.
Lalu apa yang terjadi dengan Wawan , ia merintih kesakitan lantaran sang jagoan tegang sekitar enam jam tanpa henti. Wawan jadi gelisah, situasi ini merangsang emosi tinggi. Ketika Wiwin yang keletihan terjebak macet tidak di rumah, Wawan langsung melampiaskan amarah. Tidak terima perlakuan kasar, terjadilah pertengkaran hebat.
Terakhir terjadi, Wawan yang dikenal lembut dan penyayang menampar Wiwin paling keras. Mungkin Wawan tidak bermaksud menampar keras, melulu saja menyangga tegang berjam-jam menciptakan otot di sekujur tubuhnya ikut tegang. Ini menciptakan efek tamparan menjadi empat kali lipat, plaaak!
Setidaknya itulah dalil Wawan di depan semua hakim. Niat Wawan melulu menampar pelan, tetapi efek obat kuat menciptakan tenaga tamparan jadi kuat. “Apa pun dalil Mas Wawan , saya tidak terima. Makanya saya pilih pisah. Sudah capek-capek pergi ke Jakarta, hingga di sana justeru ditampar. Kenapa salahkan saya? Salahkan tuh mengapa Jakarta tidak jarang macet,” kesal Wiwin . Yasalaaam. Jadi begitu ceritanya. (RB/quy/zee)

0 komentar